Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2013

Peluhku

Tertulis untukMu...
Menunggu embun bersama butir-butir irama deru angin
Ketika siang malu bersembunyi menutup diri dengan kilau-kilau senja
Langkah kaki semakin tak bersuara
Lelahku semakin menggerogoti mimpi-mimpi sang senja
Sesaat aku melupakanMu

Ketika ingatanku mulai mengungkap hidupku hari ini
Aku semakin lelah
Menghadapi musang-musang yang menusuk dari belakang
Aku semakin payah
Mengingat, ketika aku tak bisa mengingatMu
Aku semakin sakit
Ketika aku tau betapa rendahnya kehidupanku
Aku kian sekarat

Pekat menutup segala warna tabir senja
Bulan menggantikan sang pengawal siang dengan kemilau dewinya
Aku mulai menutup mata
Melupakan peluhku hari ini
Menyembunyikan segala luka yang kian parah
Menanti esok pagi yang kian tak pasti

Dalam segala pergantian episode itu
Hanya satu inginku
Aku tak ingin melupakanMu
Kapanpun....
Sedikitpun.....

Kamis, 27 Desember 2012

Hidup

Hidup di zaman edan
gelap jiwa, bingung pikiran
Turut edan hati tak tahan
jika tidak turut, batin merana dan penasaran
tertindas dan kelaparan
Tetapi janji Tuhan sudah pasti
Seuntung apapun orang yang lupa daratan
Masih beruntung orang yang menjaga kesadaran

R.Ng. Ronggowarsito